Kopi Apa Yang Cocok Untuk Saya?

Banyak macam jenis kopi, pilih yang paling kamu sukai

Udah ngopi belum?
Dari beberapa kali ngopi, berikut catatan singkat saya kopi apa yg tepat diminum dalam kondisi yang bagaimana.

1. Pacar ngambek, istri marah-marah, suami cuek, jutek, galak, gebetan ditikung temen, berantem sama pasangan, nembak ditolak, php, digantung dan seterusnya sejuta derita asmara lainnya.

Solusinya kopi Aceh Gayo Arabica single origin. Silakan dinikmati dengan sedikit gula. Rasa asamnya lumayan berasa. Rasa pahit di awal dan manis di ujung lidah diselang – seling dengan sedikit asam yg timbul tenggelam. Seperti naik turunnya sebuah hubungan. Dalam sebuah ikatan tentu ada aja konflik. Lha dengan sodara yg kenal dari kecil aja bisa berantem, apalagi dengan pasangan yg baru kenal saat gede. Yah apalagi Yg udah berumah tangga. Pasti ada pahitnya, ada manisnya, dan diantara mereka ada juga rasa asamnya.

Aceh Gayo mengingatkan saya bahwa Life Is Never Flat . Banyak rasa, pahit, manis, asam. Pas lagi marah ya marah aja, ntar kalo selese bermanis-manis deh. Jangan lupa kadang asam itu perlu supaya tidak jatuh saat mengalami kepahitan dan tidak melayang saat mengalami yg manis. Asamnya Gayo bikin saya ingat bumi saat sedang terbang tinggi.

2. Males kuliah, banyak tugas, kerjaan gak kelar-kelar, sumpek, bos marah mulu, proyek berantakan, deadline mepet, Internet lemot, donlotan 2 giga corrupt, ban bocor, ketilang polisi, aplikasi error dan seterusnya kesulitan duniawi.

Yg cocok kopi Flores, atau kopi Nusa Tenggara yg lain. Minta yg dark roast. Harus. Kopi jenis ini memiliki rasa pahit garis keras tak terbantahkan. Paiiit. Karakternya keras, bold.
Kalo punya kesulitan dan minum kopi ini, percayalah kesulitan akan terasa ringan sejenak. Sejenak aja yah. Kalo kopinya habis ya kesulitannya balik lagi hehehe.

Ibaratnya ada anak SD pulang ke rumah sambil nangis dan mengadu ke bapaknya kalo dia dijewer guru di sekolah. Bukannya di pukpuk, bapaknya malah memberikan jeweran kedua sambil ngomong kamu pasti melakukan sesuatu sampe dijewer gurumu.

Pahitnya kopi Flores menampar otak, bahwa hidup ya emang keras. Pahit penuh masalah. Dan kamu gak bisa menghindar. Harus dihadapi.
Mahasiswa yg ngeluh kuliah, trus gimana nanti kalo kerja? gimana nanti menghadapi rumah tangga?
Pekerja yg menggerutu karena kerjaan berat tapi bayaran minim, ya silakan menggerutu. Tapi dengan menggerutu gajimu gak akan dinaikkan.
Oke, ngeluh wajar sih. Tapi ngeluh aja gak menyelesaikan itu masalah. Pikir gimana solusinya. Hadapi. Selesaikan.
Coba kamu sruput kopinya pelan, sambil buka smartphonemu dan gogling gambar pake keyword “improvise adapt overcome”. Liat itu foto Bear Grylls lagi nuding dengan caption teges. Improvisasi, adaptasi, atasi.
Hadapi masalah, enggak ada cara lain.

3. Ati panas? Cemburu? Iri, dengki, gampang marah, suudzon.

Kalo ini coba minum cold brew (kopi seduh dingin). Udah coba aja dulu. Pesen, duduk, istigfar beberapa kali. Bismillah, lalu minum itu cold brew. Kalo ada yg rasa mocca atau ditambahin susu boleh dicoba. Rasanya nenangin dan bikin adem.

4. Tanggal tua, dompet cekak.

Kopi sachet Kapal Api Coffee mix di warkop terdekat. Rp. 3.000. Kopinya enak, tapi yg lebih syahdu saya bisa duduk semeja dengan tukang ojek, satpam, mahasiswa luar pulau, dan orang dari berbagai kalangan. Mendengar cerita mereka apa saja tentang ekonomi, politik, polantas, dan Persebaya.
Dengerin cerita orang gitu jadi lebih bersyukur. Bikin inget yg dibawah, enggak memandang langit terus. Iya saya lagi bokek tapi banyak orang lain yg jauh lebih bokek.

5. Tanggal muda, gajian, dapet bonus.

Kopi apapapun di Cafe. Starbucks boleh, Coffe Toffe, atau yg lain hahahaha.

Saya beberapa waktu lalu mencoba kopi di Titik Koma Coffee, jalan Juwono sebelah Taman Bungkul, Surabaya.
Tiga kata untuk menggambarkan tempat ini : enak, eksklusif, mahal.
Kopinya enak, tempatnya cozy nyaman, dan harganya lumayan mahal. Yah, harga setara yg didapetlah. Tempatnya nyaman, ber AC dan Instagrammable kata anak muda kekinian.

Bisa ditebak, yg datang kesini rata-rata berpenampilan modis klimis, perlente. ( sepertinya cuman saya yg datang bersandal jepit).

Di tempat ini 2 kali saya bersua dengan rombongan ekspat. Pertama dengan serombongan cewek-cewek tinggi berambut pirang ( gak tahu darimana, yg jelas ngobrolnya bukan pake bahasa Inggris).
Kemudian bertemu gadis-gadis Korea yg saya duga dari KOTRA Surabaya ( ini liat dari kaos dan sampul dokumen yg mereka bawa – walaupun emang belum tentu bener).
Cuci mataaa…

Yah tempat ini bolehlah dicoba kalo lagi tanggal muda dan pingin tempat nyaman.

Ditawar atau dibayar? kamu harus tahu ini

“Kang, mau nanya” Saya mengawali pembicaraan.
“Saya beli kopi di warung. Niat saya tentu membeli dagangan kopinya. Tapi misalnya saya tambahin niat gini :selain membeli, saya juga berniat memberi sebagian rejeki yg saya dapat kepada dia dengan jalan membeli kopi dagangannya.”
“Itu kira2 gimana? Apakah dapat pahala sedekah? karena toh yg dibayar ya seharga kopinya Rp.2.500. Tidak dilebihkan”

Kang Jepi diem sebentar, nyeruput kopi. Sepertinya sedang menyusun kata-kata.
“Konsep sederhana sedekah dalam jual beli. Ketika Saudara membeli barang dari seorang penjual, Saudara tidak melakukan penawaran sama sekali, maka itulah shadaqahnya. Tetapi ketika Saudara melakukan penawaran dan terjadilah kesepakatan harga sesuai penawaran Saudara, maka sebenarnya kita sedang menerima shadaqah dari penjual tersebut. Konsep ini menyenangkan, karena sejatinya dalam muamalah tidak boleh ada unsur paksaan.” Kang Jepi mulai menjawab.

Kanjeng Rasulullah bersabda:
“Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah.”
[HR. Tirmidzi no. 1208, ia berkata: “Hasan shahih”

Dari konsep diatas bisa dikatakan bahwa dlm akad jual beli/mualamah ada tawar menawar jadi saat Saudara beli sesuatu dan tidak menawar harga dagangannya sehingga anda dianggap sedekah ke penjual. Jadi pahalanya menjadi milik si pembeli” Kang Jepi mengakhiri jawabannya.

“Alhamdulillah.. terimakasih Kang Jep.”

RM Ayam dan Itik Panggang MA HAJI, ati ati ketagihan…

Masterpiece

Rumah makan Ma Haji ini sudah berdiri sejak tahun 80an. Terus bertahan hingga sekarang. Bisa dikatakan ini adalah masakan tradisional warisan leluhur yang patut dipertahankan dan terus diapresiasi.

Awalnya saya belum tahu mengenai rumah makan ini, lalu kemaren ketika melewati Pertigaan A. Yani menuju jalan Antasari, saya melewati lokasi ini. Kawan saya spontan nyeletuk, “Mas coba disitu deh. Kayaknya rame”.
memang saat itu jam makan malam, RM Ma Haji ramai pengunjung.

Dan jadilah kita berdua masuk. Di bagian depan digunakan untuk memanggang daging ayam dan itik. Asap dan aromanya menyebar ke ruangan, menambah rasa lapar. Kami duduk dan memesan menu itik panggang beserta minum es teh. Setelah menunggu beberapa saat datanglah pesanan kami.

Nah ini dia. Semangkuk nasi putih hangat, seporsi daging itik panggang, dengan saus kecoklatan dan semangkuk kecil acar. Nasinya biasa saja, nasi putih dari beras Gambut Banjar, pera, bulir beras kecil panjang. Acarnya segar asam. Potongan mentimun, kol, dan wortel.
Kita lihat hidangan utama. Sebuah makanan pertama dinikmati melalui visualnya. Dengan indra mata. Yang terlihat adalah potongan daging itik, berwarna coklat gelap. Dengan beberapa sisi menghitam terkena jilatan api. Di bagian atas sekiilas tampak saus kemerahan. Saus tomat tampaknya. Sedangkan di sekelilingnya basah oleh saus hitam. Kecap ini jelasnya

Selanjutnya, setelah visual, makanan dinikmati melalui aroma. Dengan indra penciuman lewat hidung. Aroma khas panggangan. Smokey, harum. Ini menambah nafsu makan.

Nah terakhir tentu saja, kita cicipi dengan indera perasa lidah. Saya ambil sepotong. Hmm.. teksturnya agak kenyal, juicy. Berair dan berminyak. Sekilas rasanya mirip sate ayam Madura. Tapi ini lebih juicy. Air daging dan lemak meleleh keluar. Menetes di tepi potongan daging. Lemak yg mencair keluar membuat daging tampak berkilauan. Glowing. Rasanya juga berbeda, daging itik terasa sedikit lebih gurih daripada ayam.
Saus dan bumbunya kuat. Rasa manis dominan. Lebih dominan dari gurihnya. Bumbunya terasa ada saus tomat dan kecap. Mungkin ini memang resep turun temurun Ma Haji, namun menurut lidah saya, ini terlalu manis. Tapi tetap nikmat.

Lemak mencair keluar, membasahi daging. Membuatnya tampak berkilauan. Glowing.

Lokasi : Jl. Pangeran Antasari No.93, Sungai Baru, Kec. Banjarmasin Tim., Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70234
Cari saja McDonalds Banjarmasin, Ma Haji terletak di seberangnya
Harga : 20-40 ribuan

Pengen nanam saham, baca ini dulu

Kali ini kita akan membahas sedikit soal Makro dan Mikro Ekonomi. Hubungannya dengan pasar saham.

Bagi para pelaku saham pemula, pertanyaan awal selalu begini:
Beli saham perusahaan apa?
Bluechip? LQ-45? Perusahaan besar? Perusahaan kecil tapi yg berkembang?

Jadi gini, perlu ditekankan dulu, beli saham ini tujuannya buat tabungan atau buat trading (jual beli)? Karena nanti beda perlakuannya.
Tapi apapun tujuannya, ketika akan membeli saham, sebaiknya dilakukan analisa dahulu.

Pertama analisa ekonomi global dahulu
Analisa makro (level negara/nasional)
menurun ke Analisa industri
lebih detail ke Analisa trend dan sektor industri
Lanjut ke Analisa laporan keuangan perusahaan

Analisa Global
Ini random banget sih, banyak sekali variabel yg berkaitan. Termasuk politik. Contohnya saat dulu Donald Trump terpilih sebagai presiden. Pasar saham langsung bereaksi.
Atau kalo terjadi perang. Kira-kira ngefek gak ke ekonomi?
Contoh lain, beberapa waktu lalu harga minyak dunia turun. Ini mau sebagus apapun perusahaannya, kalodi industri minyak ya pasti sedikit banyak ikut terpengaruh.

Analisa makro
Ini yang terjadi di negara sendiri. Contoh, pada 2018 harga minyak sawit sedang turun. Karena negara-negara Eropa mengurangi permintaan minyak sawit. Ada beberapa sebab, ada minyak nabati lain, tarif ekspor impor, dan isyu lingkungan. (Produksi sawit dianggap merusak lingkungan). Jangan lupa, masalah persaingan dagang juga.
Dalam kondisi ini, industri yang berhubungan dengan sawit harga sahamnya stagnan atau turun.
Intinya kalo secara makro ekonomi ada sektor yg kurang bagus/turun, sebaiknya waspada, Kemungkinan besar sektor sekitar itu terkena dampak.

Sumber berita dari mana? Surat kabar. banyak sih sumber, termasuk laporan keuangan pemerintah sendiri. Bisa di cek sektor mana saja yg sedang naik, sektor mana saja yang trend-nya menurun.

Baik sekian dahulu. Akan dilanjut lagi kemudian hari

Review resto OrenC Pizza Banjarmasin, nyesel nggak kesini…

Ayam Krispi Ala-Ala, Rasa Enak Harganya Biasa

Banjarmasin surganya ayam. Ayam-ayam yang selama hidupnya berbuat baik akan disembelih dengan cara halal, lalu diangkat menuju surga ayam. Dan disajikan kepada anda semuanya.

Kali ini review resto ayam krispi ala-ala yg harganya relatif terjangkau. ORENC. Terletak di Jl. Bumi Mas Raya No.7, Pemurus Baru, Kec. Banjarmasin Sel., Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70249.
Lebih murah dari resto ayam krispi yg lain. Menu paket paling murah rp. 13.000 ribuan, sudah dapat nasi, ayam, dan es teh. Asli cocok banget buat tangal tua

Ini menu nasi + ayam goreng

Dari segi rasa, ayamnya enak. Tepungnya gurih dan kriuk. Tidak terlalu tebal, namun cukup renyah. Saya kira karena murah, jadi porsi nasinya sedikit, ternyata tidak. Porsi nasi cukupan lah. Memuaskan pemilik lambung kecil seperti saya.
Tempatnya bersih dan nyaman. Cukup terang lampunya. Tersedia WiFi, Wastafel, TV layar besar.
Selain menu ayam ada camilan dan pizza juga. Disini pizza model rumahan dengan rasa otentik. Saya pesan pizza medium. Rupanya ukurannya cukup besar. Karena tidak sanggup menghabiskan, saya minta pelayan dibungkus dibawa pulang.