Cerita dari Selembar Brosur Tua*

May 1, 2011 | Posted in Kisah Nyata | By

Cerita ini bermula dari selembar brosur lusuh yang saya temukan di kamar
mama. Sore itu, saya baru pulang kerja. Seperti biasa, setelah meletakkan
tas kerja dan barang-barang bawaan, saya langsung menuju kamar mandi untuk
mencuci kaki dan tangan,

Read More...

Tidak tau terima kasih

March 16, 2011 | Posted in Inspirasi, Kisah Nyata | By

Pada tahun 1860, kapal Lady Elgin bertabrakan dengan sebuah perahu pengangut kayu. Saat itu malam sedang penuh badai. Lady Elgin pun karam. Sebanyak 393 orang penumpangnya terapung-apung di perairan Danau Michigan. Dua ratus tujuh puluh sembilan orang di antaranya tewas tenggelam.

Read More...

Kisah Cinta yang Mengharukan – Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso

February 20, 2011 | Posted in Kisah Aneh, Kisah Nyata | By

Cerita ini konon menjadi asal mula berdirinya candi Prambanan di Jawa Tengah. Cerita berawal dari perjodohan antara Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso oleh ayah Roro Jonggrang sendiri yang bernama Raja Boko. Karena dengan alasan tidak cinta, Roro Jonggrang pun menolak pinangan Bandung Bondowoso.

Read More...

Ibu Luar Biasa

January 22, 2011 | Posted in Kisah Nyata | By

Kejadian ini terjadi di sebuah kota kecil di Taiwan. Dan sempat dipublikasikan lewat media cetak dan electronic. Ada seorang pemuda bernama A be (bukan nama sebenarnya). Dia anak yang cerdas, rajin dan cukup tampan. Tipe orangnya yang humoris dan gaya hidupnya yang sederhana membuat banyak teman2 kantor senang bergaul dengan dia, terutama dari kalangan wanita.

Read More...

Teruslah Berlari

November 23, 2010 | Posted in Kisah Nyata | By

”Ingatkah kawan kita pernah saling memimpikan. Berlari-lari ’tuk wujudkan kenyataan. Lewati segala keterasingan. Lalui jalan sempit yang tak pernah bertuan.”

– Pas Band feat. Tere dalam ‘Kesepian Kita’

HARI sudah gelap. Sebagian lampu-lampu di stadion telah dipadamkan. Pertandingan lari marathon memang sudah lama berakhir. Tiga peraih medali, sudah berganti baju. Pesta di antara mereka sudah berlangsung. Di lapangan, meski masih tersisa beberapa pertandingan atletik, namun penonton sudah tidak sebanyak siang sebelumnya.

Setelah lewat satu jam setelah lomba usai, tiba-tiba penonton dikejutkan pengumuman oleh panitia dari pengeras suara. Pertandingan ternyata belum usai. Masih ada satu pelari lagi yang akan memasuki stadion. Gemuruh tepuk tangan pun membahana di stadion saat seorang pelari mulai memasuki stadion. Para penonton berdiri dan memberikan standing ovation pada pelari bernomor 36 itu.

Read More...