Chicken Dinner PUBG

Oleh Hafiiz Y.

Player Unknown Battle Ground (PUBG) asalnya adalah sebuah game online pada smartphone. Selanjutnya berkembang emulatornya sehingga bisa dimainkan dengan PC desktop.

Cara main sederhana saja, game shooter ini berkonsep Battle Royale, Last Man Standing. Semua pemain diterjunkan pada satu arena dan bertempur satu sama lain hingga akhirnya tersisa satu orang sebagai pemenang.  Sang pemenang ini yang menikmati Winner Winner Chicken Dinner.
Game ini unik karena bisa saja pemain yang membunuh (kill) banyak musuh bukan pemenangnya. Bisa  jadi menjelang akhir permainan dia dibunuh oleh pemain lain yang punya Kill sedikit. Karena pemenang bukan ditentukan oleh jumlah Kill, tapi siapa yang  bertahan hidup hingga akhir.

Artikel berikut akan menganalisa gameplay dari pemain ber-type camper. Pemain yang males gerak. So bagi pemburu Kill, tukang nge-rush, dan pemain barbar (main keras) minggir dulu. Tulisan selanjutnya akan membahas trik dapet Chicken Dinner buat pemain  penakut, suka sembunyi yang kalo denger suara tembakan malah kaget dan kabur.. hehehe.

Jadi begini, filosofi yang dianut adalah “ biarkan mereka baku bunuh dulu satu sama lain. Setelah tinggal dikit, saya akan keluar bunuh sisanya” .

Kali ini saya akan coba analisa gameplay dari user : Cyber0k0407. Dia bermain Quickmatch Solo.  Dimulai dari zona penerjunan. Tidak langsung terjun, nunggu agak ke tengah, baru terjun. Karena dengan berada di tengah arena, pemain bisa langsung sembunyi gak usah lari-larian menghindari zona. Tunggu aja pemain lain yang datang sambil nge-loot. (mengumpulkan senapan+perlengkapan)

Tampak di menit-menit awal, Cyber0k0407 menghabiskan banyak waktu untuk looting dan menunggu. Beruntung sekali mendapatkan ghillie suit ( baju kamuflase). Faktor penting untuk strategi ini. Cyber0k0407 menerapkan filosofi diatas, membiarkan para pemain lain saling bunuh. Tampak pada menit ke 03:00 barulah ia keluar dari rumah. Dengan perlahan dan hati-hati, tak lupa tengok kanan kiri. Setelah yakin aman ia menyeberang. Saat berlaripun tidak terus menerus lari. Beberapa kali berhenti, merunduk dan melihat ke sekeliling. Yakin aman baru lanjut lari lagi.

Perhatian… berada di tempat lapang tanpa perlindungan itu berbahaya. Bisa terlihat pemain lain dan ditembak. Saat Cyber0k0407 berada di tempat yang lapang tanpa bangunan,  pohon, atau objek untuk bersembunyi, ia pasang posisi tiarap (prone). Posisi tiarap ini mengurangi visibilitas, mengurangi kemungkinan terlihat oleh pemain lawan. Tampak di menit 03.40 ia tiarap dan merayap untuk bergerak maju.

Pada menit 04:01 terdengar bunyi tembakan. Ya karena memang penakut, Cyber0k0407 tidak mencari arah musuh atau balas menembak. Suara tembakan banyak, ia tetap tiarap dan pilih menghindar. Sempat beberapa kali bangun dan mencari musuh, tapi gak nemu, ya lanjut mlipir kabur.
05:11, ditembaki lagi, langsung tiarap. Lanjut lari. Nemu semak-semak, tiarap lagi. Semak-semak cukup efektif buat tempat sembunyi. Dengan posisi jongkok (crouch) sudah tersembunyi dari pandangan lawan. Tapi ingat kalo posisi sudah ketahuan, gak guna sembunyi di semak-semak. Ditembak ya tetep tembus. 

Play pubg

Voila!!. Menit 05.32. Cyber melihat lawan berlari di tanah lapang tanpa perlindungan. Oke gini analisanya, saat itu adalah Cyber TAHU posisi lawan. Sedangkan lawan TIDAK TAHU posisi Cyber.
Ini penting, karena di PUBG, siapa yang menembak lebih dahulu punya kemungkinan menang lebih besar. Dengan tahu lebih dahulu, Cyber juga diuntungkan punya waktu lebih banyak untuk menembak dengan posisi membidik/scope.
Oiya, game shooter pada umumnya punya 2 posisi untuk menembak. Pertama menembak langsung dengan bantuan crosshair (tanda bidik).
Kedua menembak dengan membidik dahulu alias pake scope/keker. Menembak dengan scope tentu butuh waktu lebih lama, tapi hasilnya lebih akurat juga.

Nah, dengan posisi diuntungkan seperti itu, maka Cyber memilih menembak dengan scope. Bidik, tarik pelatuk. 5 peluru muntah. 1 kill with Groza. Ia langsung tiarap. Karena begitu senapannya menyalak, ada kemungkinan posisi Cyber sudah diketahui lawan lain dari suara tembakan. Ingat, di sekitar Cyber masih ada lawan yang tak terlihat.

Bener kaaan, pada 05:42 dia ditembak lawan. Posisinya sudah diketahui, gak guna lagi sembunyi. Mau gak mau kudu dibalas. Ia pindah posisi untuk mendapat sudut pandang lebih baik. Rupanya lawan sedang bersembunyi di balik pohon. Cyber pake scope lagi, tembak. 2 kills. Langsung tiarap lagi.

Sekarang musuh tinggal 1. Selangkah lagi dapetin Chicken Dinner.  Musuh belum tampak. Cyber sabar menunggu dan bergerak pelan-pelan. Sambil berharap musuh yang muncul duluan. Ia mengawasi sekeliling. Mencari musuh dan menjaga zona.
Teknik berlarinya tetap. Merunduk, lari. Lalu bersembunyi saat nemu semak-semak. Lanjut lari lagi. Sembunyi lagi. Ia berusaha selama mungkin terlindungi semak-semak.

08:16 lawan terlihat. Posisi lawan berhadapan dan jaraknya cukup dekat. Besar kemungkinan lawan juga sudah tahu posisi Cyber. Tidak ada waktu untuk pakai scope. Cyber langsung tembak pada kesempatan pertama. 3 kills. Yeaaayyy… Chicken Dinner.

Cyber beruntung, lawannya langsung mati. Karena saat itu peluru senapannya sudah 0, habis.  Jika saja lawan tidak langsung mati, dan Cyber harus reload senapan, maka lawan punya kesempatan untuk balas menembak. Ini  kesalahan Cyber, ia lupa reload setelah kill  kedua. Kadang hal sepele ginian yang bikin pemain mati. Peluru habis saat sengit-sengitnya baku tembak.

Gimana, tertarik mencoba?
Tiap pemain pasti punya strategi favorit ketika bermain. Gak semuanya pasti berhasil, gak semuanya pasti gagal. Gak ada strategi paling cocok untuk semua situasi karena yah, karena ada faktor keberuntungan juga sih.

https://youtu.be/sVY4Mt5gLnA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ERROR: si-captcha.php plugin: GD image support not detected in PHP!

Contact your web host and ask them to enable GD image support for PHP.

ERROR: si-captcha.php plugin: imagepng function not detected in PHP!

Contact your web host and ask them to enable imagepng for PHP.

Archives
Categories