October 30, 2009 | Posted in:Inspirasi

Assalamualaikum wr wb – Sebuah kapal karam di tengah laut karena terjangan badai
dan ombak hebat. Hanya dua orang lelaki yang bisa menyelamatkan diri dan
berenang ke sebuah pulau kecil yang gersang. Dua orang yang selamat itu tak
tahu apa yang harus dilakukan. Namun, mereka berdua yakin bahwa tidak ada
yang dapat dilakukan kecuali berdoa.

Untuk mengetahui doa siapakah yang paling dikabulkan,
mereka sepakat untuk membagi pulau kecil itu menjadi dua wilayah. Dan
mereka tinggal sendiri-sendiri berseberangan di sisi-sisi
pulau tersebut. Doa pertama mereka panjatkan, mereka memohon agar
diturunkan makanan.

Esok harinya, lelaki ke satu melihat sebuah pohon penuh dengan
buah-buahan tumbuh di sisi tempat tinggalnya. Sedangkan di daerah tempat
tinggal lelaki yang lainnya tetap kosong.
Seminggu kemudian, lelaki yang ke satu merasa kesepian
dan memutuskan untuk berdoa agar diberikan seorang istri. Keesokan harinya,
ada kapal yang karam dan satu-satunya penumpang yang selamat adalah seorang
wanita yang berenang dan terdampar
di sisi tempat lelaki ke satu itu tinggal. Sedangkan di
sisi tempat tinggal lelaki ke dua tetap saja tidak ada apa-apanya.

Segera saja, lelaki ke satu ini berdoa memohon rumah,
pakaian, dan makanan. Keesokan harinya,seperti keajaiban saja, semua yang
diminta hadir untuknya. Sedangkan lelaki yang kedua tetap saja tidak mendapatkan
apa-apa. Akhirnya, lelaki ke satu ini berdoa meminta kapal agar ia dan
istrinya dapat meninggalkan pulau itu. Pagi harinya mereka menemukan
sebuah kapal tertambat di sisi pantainya. Segera saja lelaki ke satu dan
istrinya naik ke atas kapal dan siap-siap untuk berlayar meninggalkan pulau
itu. Ia pun memutuskan untuk meninggalkan lelaki ke dua yang tinggal di sisi
lain pulau. Menurutnya, memang lelaki kedua itu tidak pantas menerima
berkah tersebut karena doa-doanya tak pernah terkabulkan.

Begitu kapal siap berangkat, lelaki ke satu ini mendengar
suara dari langit menggema, “Hai, mengapa engkau meninggalkan rekanmu yang
ada di sisi lain pulau ini?”

“Berkahku hanyalah milikku sendiri, karena hanya doakulah
yang dikabulkan,” jawab lelaki ke satu ini. “Doa lelaki temanku itu tak
satupun dikabulkan. Maka,ia tak pantas mendapatkan apa-apa.”

“Kau salah!” suara itu membentak membahana. “Tahukah kau
bahwa rekanmu itu hanya memiliki satu doa. Dan, semua doanya terkabulkan.
Bila tidak, maka kau takkan mendapatkan apa-apa.”

“Katakan padaku,” tanya lelaki ke satu itu. “Doa macam
apa yang ia panjatkan sehingga aku harus merasa berhutang
atas semua ini padanya?”
“Ia berdoa agar semua doamu dikabulkan!”

~~~

Kesombongan macam apakah yang membuat kita merasa lebih
baik dari yang lain? Sadarilah betapa banyak orang yang telah mengorbankan
segala sesuatu demi keberhasilan kita. Tak selayaknya kita mengabaikan peran
orang lain, dan janganlah menilai seseorang/ sesuatu hanya dari “yang
terlihat” saja. wassalam wr wb

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

5 Comments

  1. Andiagusti
    October 30, 2009

    Izin ngbaca dulu bro ..

  2. coronk
    October 30, 2009

    hehehe…g usah gitu fid, aq g minta imbalan atas doaku koq,hehehe…

  3. admin
    October 30, 2009

    @ Andi : Silahkan bro,..

    @ Erwin : emang doa lo apa win??biar cpet dpet kos2an??hehehe…

  4. seen_think
    October 31, 2009

    iya bener bgt :D hwehehehehe…..
    jdi inget ma tmn2 dulu

  5. rifkymedia
    November 1, 2009

    wah keren abis..semoga kita bisa belajar dari cerita ini..

Leave a Reply

*


ERROR: si-captcha.php plugin says GD image support not detected in PHP!

Contact your web host and ask them why GD image support is not enabled for PHP.

ERROR: si-captcha.php plugin says imagepng function not detected in PHP!

Contact your web host and ask them why imagepng function is not enabled for PHP.


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>