December 2, 2009 | Posted in:Motivasi

Kekecewaan jenis pertama disebut kekecewaan bodoh. Mengapa disebut
bodoh? Jawabnya karena kekecewaan itu sesungguhnya tidak perlu
terjadi. Namun terjadi juga karena kita bodoh. Akibatnya kegembiraan
kita yang wajar terampas, sukacita yang sudah di tangan hilang
lenyap. Kita dengan bodohnya mau kecewa dan membiarkan hati kita
larut dalam kepahitan yang mengakibatkan dendam, amarah, dukacita,
stress, depressi, hilang ingatan, kebencian, sungut-sungut, fitnah,
kabar bohong, bahkan kekerasan dan pembunuhan.Sebab utama kekecewaan bodoh adalah harapan yang tidak-tidak, ambisi
yang tidak masuk akal, keinginan yang mustahil, keserakahan, dan
ilusi atau impian di siang bolong. Ingatlah, Tuhan saja tidak
memperoleh semua yang diinginkanNya. Adalah keinginan Tuhan agar
semua manusia masuk surga tetapi kita tahu ada banyak yang masuk
neraka. Artinya, keinginan Tuhan tak semua kesampaian. Kristus pun
kehilangan Yudas Iskariot dan tentu hatinya sedih ketika Petrus
menyangkal diriNya tatkala dukungannya paling dibutuhkan. Jadi
janganlah kita bodoh dengan berharap semua keinginan kita bisa
tercapai.

Berikut adalah contoh-contoh kekecewaan bodoh.

1. Anda berharap Ketua Umum Partai Anda di Jakarta mengirimkan
karangan bunga pada pesta sunatan anak Anda padahal Anda cuma seorang
penggembira Partai kelas kelurahan di ujung pulau Sumatera.

2. Anda berharap kaya raya dengan memasang lotere atau main judi
padahal Anda tahu penjudilah yang biasanya bangkrut jatuh miskin.

3. Anda berharap dengan datang ke Jakarta maka dengan sekejap bisa
makmur dan mengkilat seperti orang yang di TV itu, padahal kuliah
tingkat dua pun Anda tak selesai akibat kemalasan Anda.

4. Anda berharap hidup bahagia, tenteram, dan terhormat dengan
menuruti ajakan kawin seorang pria brengsek padahal Anda tahu dia
masih beristeri dan agamanya pun berbeda dengan Anda.

5. Anda berharap semua orang sebaik Anda, seramah Anda, sejujur Anda,
dan semanis Anda.

6. Anda berharap semua orang yang pernah Anda bantu akan membantu
Anda pula pada saatnya.

7. Anda berharap agar suami Anda selalu baik, melindungi, tidak
egois, lembut, bertanggungjawab, dan bersikap kesatria seperti Arjuna.

8. Anda berharap hari tak pernah mendung, rezeki tak pernah seret,
badan selalu sehat.

9. Anda berharap hidup makmur, mewah, penuh gengsi padahal jabatan
Anda adalah ulama atau pendeta yang memang diharapkan dan seharusnya
hidup sederhana.

10. Anda berharap agar Tuhan menghukum orang yang Anda benci padahal
rencana Tuhan lebih besar dari keinginan Anda yang egoistik.

Jelaslah semua harapan di atas sebenarnya too good to be true bahkan
sebenarnya mustahil. Maka dengan mudah dimengerti bahwa kekecewaan-
kekecewaan seperti di atas terjadi karena kebodohan kita sendiri kok
mau menginginkan hal-hal yang mustahil.

Agar kita terhindar dari kekecewaan bodoh seperti di atas berikut
adalah sejumlah saran:

1. Hiduplah lebih realistik. Jangan neko-neko. Bersikaplah wajar-
wajar.

2. Jangan menganggap diri sendiri sudah hebat atau jago. Bandingkan
diri sendiri dengan orang lain secara proporsional.

3. Pelajari hukum alam, dan ketahuilah Anda tidak mungkin bisa menipu
hukum alam. Andalah yang kena batunya jika nekat melawan hukum alam,
moral dan kebenaran.

4. Ingat, tidak ada makan gratis di bumi ini. Seseorang pasti
membayarnya untuk Anda, dan pada suatu hari pasti ditagihnya.

5. Jangan percaya pada keajaiban buatan manusia. Curigalah pada apa
saja yang terlalu indah, terlalu muluk, atau terlalu gampang.
Biasanya di belakangnya pasti ada penipuan. Ketahuilah hidup ini pada
dasarnya susah. Jadi jangan percaya undian. Jangan percaya pada janji
iklan berhadiah. Jangan buang waktu mengisi kupon-kupon di
supermarket. Jangan percaya pada program penggandaan uang. Itu semua
cuma angin surga demi keuntungan mereka.

6. Ingatlah, karya tangan Anda sendirilah yang membuat Anda senang,
berkecukupan, dan bahagia. Apa yang Anda terima dengan sangat gampang
akan lenyap dengan sangat gampang pula. Jangan bermimpi, hasil
keringat dan jerih payah sendiri, itulah tetap tinggal dengan berkat
Tuhan.

Kekecewaan Yang Sehat
Lawan kekecewaan bodoh ialah kekecewaan yang sehat yaitu kekecewaan
yang Anda rasakan ketika rasa keadilan tidak terpenuhi dan kebenaran
dijungkirbalikkan. Kebaikan dibalas kejahatan. Kerja keras hilang
percuma. Cinta tulus dibalas dengan penghianatan. Kasih menjadi dosa.
Orang malas naik pangkat, orang jujur disingkirkan. Kebaikan
dilecehkan, kesucian diolok-olok. Orang kaya diperkaya, orang miskin
dipinggirkan. Konglomerat dilindungi, kita semua rakyat dicurangi.

Jika yang begini terjadi maka kekecewaan adalah reaksi yang wajar.
Malahan jika Anda tidak kecewa ketika hal-hal di atas terjadi, saya
berpendapat hati nurani Anda sudah kumuh.

bersambung…..

Be the first to comment.

Leave a Reply

*


ERROR: si-captcha.php plugin says GD image support not detected in PHP!

Contact your web host and ask them why GD image support is not enabled for PHP.

ERROR: si-captcha.php plugin says imagepng function not detected in PHP!

Contact your web host and ask them why imagepng function is not enabled for PHP.


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>