April 8, 2010 | Posted in:Motivasi

Menyimak kalimat demi kalimat dalam buku Being Happy -nya Andrew Matthews, terasa sederhana dan mudah untuk dilakukan. Namun niat yang kuat setelah membaca seringkali luntur manakala menghadapi persoalan nyata di dunia ini.

Ternyata susah sekali menikmati kebahagiaan saat badan terasa sakit, pekerjaan tidak beres-beres juga, rumah bocor sehingga perlu diperbaiki sana sini, adik yang mengeluh karena tidak putus dari operasi satu ke operasi berikutnya, sakit hati mengingat perlakuan teman kantor, dan lain lain yang makin menambah daftar alasan untuk tidak bisa bahagia.

Dengan menyadari tingkat kesulitan yang tinggi tersebut, maka setiap bangun pagi, mulai mendisiplinkan diri untuk memulai segala halnya dengan sesuatu yang positif. Pikiran diarahkan ke hal yang menggembirakan hati. Rasa jengkel melihat kerewelan anak-anak yang berebutan Play Station selama liburan sejak jam 6 pagi, dirubah dengan sikap ingin tau, ada apa sih dengan PS itu, koq sampai mereka ketagihan.
Mengambil nilai positifnya: si kecil yang selama ini masih perlu diterapi
untuk perkembangan bicaranya, semakin lancar karena bisa latihan berdebat dengan kakaknya, dan bisa bercerita tentang musuh-musuh di PS. Kelebihan lain adalah gerakan motorik halus dan kecepatan bereaksi menjadi meningkat dengan pesat.

Saat suami merintih karena sakitnya, maka berusaha belajar bersikap telaten nyiapin alat tidur yang nyaman, nemenin ngobrol hal-hal yang belum sempat dibicarakan karena sedikitnya waktu. Anaknya pembantu usia ABG, yang saat diajak jalan-jalan di mal, tidak kunjung kelihatan batang hidung sampai malnya harus tutup, maka saya berusaha menikmati ngobrol dengan ibunya hal-hal lain diluar soal dapur. Sang ibu bahagia karena diperhatikan obrolannya, hati saya sendiri juga senang mendapatkan sisi lain dari hidupnya sehari-hari dan menyadari kurangnya perhatian saya.

Sudut pandang.
Salah satu kata kunci untuk menyikapi hal-hal yang terjadi, dan memilih hal yang membahagiakan.

Ujung-ujungnya bersyukur karena satu hari telah lewat dengan penuh kebahagiaan. Rasanya setiap orang tersenyum dan siap membantu. Esok dinantikan dengan penuh harapan, karena pasti ada bahagia lain yang telah menunggu. Tak perlu menunggu bahwa kebahagiaan itu baru ada setelah kenaikan gaji, setelah rumah lunas, setelah anak-anak selesai sekolah, setelah tabungan berjibun, tapiiiiiii ternyata kebahagiaan itu ada di setiap waktu.

Sumber: Menikmati Kebahagiaan – Pelita hatiku

Be the first to comment.

Leave a Reply

*


ERROR: si-captcha.php plugin says GD image support not detected in PHP!

Contact your web host and ask them why GD image support is not enabled for PHP.

ERROR: si-captcha.php plugin says imagepng function not detected in PHP!

Contact your web host and ask them why imagepng function is not enabled for PHP.


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>