December 2, 2009 | Posted in:Motivasi

Pada tahun 1967 Gerhard Gschwandtber mengadakan riset mengenai
kekecewaan dan menemukan bahwa di Library Of Congress terdapat 1500
judul buku mengenai kesuksesan sedangkan buku mengenai kekecewaan
hanya 16 judul saja.

Ini mengherankan Gerhard karena observasi menunjukkan bahwa
kekecewaan dan dukacita sesungguhnya merupakan pengalaman paling
akrab dengan manusia ketimbang kesuksesan dan kegembiraan. Artinya
dukacita lebih sering terjadi daripada sukacita. Kekecewaan lebih
banyak terjadi daripada kegembiraan. Lalu mengapa topik kekecewaan
begitu sedikit dibahas orang? Mengapa kesuksesan dan sukacita yang
hanya sedikit dirasakan orang atau dirasakan oleh sedikit orang saja
mendapat perhatian begitu banyak? Dan apakah kekecewaan itu sehingga
ia dihindari orang sekuat tenaga dan para sarjana pun kurang berminat
membahasnya padahal dikatakan tadi kekecewaan selalu datang terus
menerus?

Saya ingin menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dengan 3 tujuan.
Pertama, agar Anda para pembaca lebih mampu mengelola kekecewaan yang
sering menimpa Anda. Kedua, bagaimana menggunakan kekecewaan menjadi
batu loncatan menuju sukacita. Ketiga, agar Anda lebih mampu
meningkatkan kualitas rasa bahagia Anda di tengah-tengah dunia yang
selalu merasa kecewa.

Pertama, kekecewaan itu perlu dijelaskan dulu. Menurut kamus Webster,
kekecewaan adalah perasaan pedih karena menginginkan sesuatu namun
tidak mendapatkannya. Mengharapkan sesuatu namun tidak terkabul.
Perhatikanlah daftar kekecewaan di bawah ini. Rasanya sangat dekat
dengan pengalaman kita dan orang-orang di sekitar kita bukan?

1. Anda menyekolahkan anak habis-habisan sampai sarjana tetapi anak
Anda tidak mampu menjadi orang kaya yang bisa membantu keluarga besar
Anda, maka Anda kecewa.

2. Anda mengawinkan anak, tetapi ternyata menantu Anda tidak sebaik
yang diharapkan, maka Anda kecewa lagi.

3. Anda berharap putri Anda menikah dengan pria baik-baik dari
keluarga kaya dan terhormat, tetapi putri Anda memilih kawin lari dan
melahirkan anak di luar nikah dengan laki-laki brengsek, maka hati
Anda sangat kecewa.

4. Anda menikah dengan baik-baik di penghulu dan dirayakan dengan
meriah pula, tetapi bertahun-tahun sudah lewat namun Anda tidak
mendapat anak juga, padahal tetangga Anda yang anaknya kawin di luar
nikah justru sudah punya dua anak yang lucu-lucu, maka Anda pun
kecewa juga.

5. Anda sudah berusaha keras untuk setia pada suami, tetapi suami
Anda tetap menyeleweng juga, sudah pasti Anda kecewa.

6. Anda berharap Pak Bupati dan Gubernur datang ke pesta pernikahan
anak Anda tetapi sang pejabat tidak muncul, maka Anda kecewa berat.

7. Anda menanam kopi di kebun, tetapi ketika panen tiba harganya
anjlok di pasar, lalu Anda juga kecewa.

8. Anda bekerja jujur, rajin, dan sungguh-sungguh, tetapi sejawat
Anda yang brengsek dan cuma pandai menjilat yang naik pangkat, maka
kemudian Anda juga kecewa.

9. Anda membuka toko dan puluhan tahun bekerja dengan keras serta
berhemat mati-matian sehingga toko Anda maju dan menjadi besar,
tetapi dalam sehari habis dijarah dan dibakar massa, pasti Anda
sangat kecewa.

10. Anda mengharapkan sang kekasih hati membawa oleh-oleh pada malam
minggu, tetapi dia datang dengan tangan kosong dan terlambat lagi,
hati Anda pun kecewa.

11. Anda mengharapkan pesta keluarga Anda dihadiri oleh tokoh-tokoh
penting, tetapi yang datang cuma keroco-keroco, maka Anda juga kecewa
lagi.

12. Anda mengharapkan sumbangan besar dari seseorang yang Anda anggap
cukup kaya tetapi sumbangannya ternyata sedikit, maka Anda kecewa
setengah mati.

13. Anda berharap pendeta Anda dan isterinya berperilaku seperti nabi
yang suci dan penuh kasih sayang, tetapi mereka ternyata gila hormat
dan gila duit, maka Anda kecewa berat.

14. Anda berharap dijamu dan dihormati oleh seseorang yang berhutang
budi pada Anda, tetapi sebaliknya dia menghina Anda, maka Anda pun
kecewa juga.

15. Anda melihat bahwa tetangga Anda bertambah kaya sedangkan Anda
tidak padahal jabatan suami Anda lebih tinggi, ini pun mengakibatkan
kekecewaan.

16. Anda berharap seseorang agar jatuh melarat dan ditimpa penyakit
namun nayatanya dia ber tambah makmur dan sehat walafiat, Anda pun
amat kecewa.

17. Anda sudah bekerja setengah mati tetapi kerja keras Anda
dihabiskan oleh tikus dan hama wereng, maka Anda juga kecewa lagi.

18. Anda berharap boss mendukung Anda, tetapi malah menjatuhkan Anda,
maka Anda pun kecewa.

19. Anda sudah mendukung seorang untuk menjadi pejabat dengan uang
dan doa Anda, tetapi ketika sang pejabat sudah duduk di kursinya dia
melupakan Anda, maka Anda pun kecewa berat.

20. Anda berharap anakbuah patuh dan tunduk pada Anda, namun ternyata
dia bisa melawan dan susah diatur, maka Anda pun kecewa juga.

Anda tentu bisa menambahkan daftar di atas seribu lagi. Namun dengan
daftar ini saja kita sudah mampu melihat bahwa sesungguhnya
kekecewaan memang lebih sering kita alami daripada sukacita.

Maka begitulah orang kecewa pada Bupati, kecewa pada IMF, kecewa pada
Amerika, kecewa pada Bank Dunia, kecewa pada Harmoko, kecewa pada
orangtua, kecewa pada Soeharto, kecewa pada Habibie, kecewa pada
anak, kecewa pada menantu, kecewa pada tetangga, kecewa pada
matahari, kecewa pada hujan, kecewa pada POLISI, kecewa pada kakak,
kecewa pada adik, kecewa pada Pak Lurah, kecewa pada Pak Camat,
kecewa pada kawan, kecewa pada sahabat, kecewa pada isteri, kecewa
pada suami, kecewa pada pendeta, kecewa pada Partai Politik, dan seterusnya
dan seterusnya. Bahkan orang bisa sangat kecewa pada Tuhan.

1 Comment

  1. rhiandamungs
    December 20, 2011

    hdup tnpa ksabaran mungkin susah bgt, tpi kesabaran bkan lah mudah tuk dijalani krna itu adlh ilmu yg susah dpat diraih dalam hal tertentu apalgi dlam bdang ekonomi susah bgt tpi khrap klian adlh golongan dri ap yg diharap kan orang lain waluupun itu terlalu menyakitkan dlam keeadaan ea…….lg bljr nh ikutan ea jdi orang yg sbar dlam menghadapi ani yg bgtu phit bgt, jngn ampe kturan kta s,a dngan ap yg kta jalani saat ini yg bgtu pahit bgt…….

Leave a Reply

*


ERROR: si-captcha.php plugin says GD image support not detected in PHP!

Contact your web host and ask them why GD image support is not enabled for PHP.

ERROR: si-captcha.php plugin says imagepng function not detected in PHP!

Contact your web host and ask them why imagepng function is not enabled for PHP.


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>