February 21, 2011 | Posted in:Inspirasi, Motivasi

Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine’s Day) atau disebut juga Hari Kasih Sayang, pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan. read

Pada asalnya, valentine’s day adalah hari raya orang-orang Romawi untuk memperingati Juno, yakni dewa wanita dan perkawinan dalam mitologi mereka. Perayaan itu dinamakan Lupercalia dan jatuh pada tanggal 15 Pebruari. Di dalam perayaan itu, kaum muda, laki-laki dan perempuan memilih pasangannya masing-masing setelah sebelumnya dilakukan undian. Selanjutnya, pasangan laki-laki dan wanita itu saling tukar-menukar hadiah sebagai simbol kasih dan sayang mereka. Perayaan tersebut biasanya diakhiri dengan berbagai macam pesta dan hura-hura bersama pasangannya masing-masing.

Asal muasal Valentine’s Day

Pada tahun 496 masehi, ketika agama Kristen berhasil mempengaruhi kota Roma, peringatan Lupercalia diganti menjadi Saint Valentine’s day oleh Paus Galasius. Perayaan itu tidak lagi jatuh pada tanggal 15 Pebruari, akan tetapi dipindahkan ke tanggal 14 Pebruari. Saint Valentine’s day ditujukan untuk merayakan hari kasih sayang orang-orang suci dan untuk memperingati seorang pendeta Kristen yang dihukum mati pada tanggal tersebut.

Tanggung jawab orang tua muslim adalah memberikan persuasi kepada anak-anaknya untuk tidak melibatkan dirinya dalam perayaan-perayaan kaum kafir dan musyrik. Persuasi harus dilakukan dengan cara yang baik dan bijaksana. Orang tua bisa mengkomunikasikan hal-hal di atas dengan anak, dengan cara menyentuh kesadaran dan keyakinan mereka. Orang tua harus memberi contoh-contoh sederhana yang bisa dimengerti oleh anak.

Orang tua juga bisa memberikan ilustrasi bahwa, Rasulullah saw dan para sahabat adalah seutama-utama manusia. Beliau dan shahabat adalah orang yang memiliki akhlaq dan budi pekerti yang sangat agung. Beliau juga terkenal ramah dan kasih sayang kepada orang-orang kafir. Akan tetapi, sifat-sifat seperti ini tidak menghalangi beliau saw untuk bersikap tegas kepada orang-orang kafir dan konsisten terhadap keyakinannya. Tatkala beliau saw memutuskan untuk melarang kaum muslim merayakan hari raya
orang kafir, tidak boleh dipahami bahwa beliau saw tidak lagi lembut dan kasih sayang kepada orang-orang kafir. Sikap ini justru lahir dari kepedulian beliau akan nasib orang-orang kafir kelak di akherat. Selain itu, beliau ingin menunjukkan bahwa kebenaran itu harus disampaikan dengan cara yang tegas dan mudah dipahami.

Setelah membaca artikel di atas, bagaimana sikap dan tindakan anda terhadap perayaan valentines day??

Be the first to comment.

Leave a Reply

*


ERROR: si-captcha.php plugin says GD image support not detected in PHP!

Contact your web host and ask them why GD image support is not enabled for PHP.

ERROR: si-captcha.php plugin says imagepng function not detected in PHP!

Contact your web host and ask them why imagepng function is not enabled for PHP.


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>