August 4, 2011 | Posted in:Lain - lain

Bahaya dan Kerugian Merokok – Adanya pernyataan bahwa “mengurangi” kebiasaan merokok pada sebagian kalangan boleh dikatakan “tidak memberi manfaat yang signifikan terhadap kesehatan”, memang ada benarnya. Namun dari cara penggunaan kalimat yang samar seperti di atas dapat memicu keengganan seseorang untuk mengurangi kebiasaan merokok.Banyak Bahaya dan Kerugian Merokok. Hindari mulai sekarang.

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

 Bahaya dan Kerugian Merokok

Bahaya dan Kerugian Merokok

Bahaya dan Kerugian Merokok, Sebuah penelitian menemukan data pada type pecandu yang rata-rata mengkonsumsi rokok antara 15 batang atau lebih dalam sehari (yang didefinisikan sebagai perokok berat), hanya sebagian (50 %) yang memahami bahwa mengurangi rokok tidak akan memperkecil dampak buruk yang diakibatkannya, berupa; kematian-dini, penyakit jantung atau penyakit paru-paru.Oleh karena itu, bagaimanapun upaya penyederhanaan yang dilakukan oleh seorang perokok tanpa meninggalkan kebiasaan buruk tersebut secara tuntas akan selalu dibayang-bayangi resiko kesehatan yang sewaktu-waktu mengancam dirinya. Peneliti menghimbau agar segeralah beranjak dari paradigma kesehatan yang keliru selama ini. (Tob Control, December 2006). Melihat Bahaya dan Kerugian Merokok seperti tersebut di atas, sebaiknya hindari rokok.

Bahaya dan Kerugian Merokok

Manfaat Rokok (Boleh percaya tetapi sebaiknya jangan percaya)
Disisi lain, beberapa pakar dan praktisi kesehatan menyimpulkan bahwa; bahaya rokok tidak selamanya mengancam kehidupan manusia. Sebuah penelitian tentang “Human Leucosyd Antigen” (HLA) yang merupakan zat kekebalan tubuh, memungkinkan seseorang untuk terhindar dari segala bentuk bahaya terhadap serangan tembakau (rokok).

Bahaya dan Kerugian Merokok