Bayar Pajak Semudah Beli Pulsa

https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/kini-bayar-pajak-semudah-beli-pulsa-dengan-modul-penerimaan-negara-generasi-ketiga/

hari Jumat lalu (23/08/) Menteri Keuangan Sri Mulyani meresmikan Modul Penerimaan Negara Generasi 3 (MPN G3) di Aula Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jakarta

Bentar, apaan sih MPN G3?
Emang susah ya bayar pajak?
Trus kalo mau bayar itu gimana?

Begini, MPN G3 itu sebuah modul buat mengelola penerimaan negara. Yang disetor oleh para Wajib Pajak/Wajib Setor/Wajib Bayar. Iya, bisa aja termasuk sodara-sodara yang sedang baca tulisan ini. Modul ini menggunakan sistem kode billing untuk pembayaran penerimaan negara. Eh bentar kalo penerimaan negara itu ada yg pajak dan bukan pajak. Sebagai contoh kita ambil saja setoran pajak ya biar gampang.
Ok balik lagi, jadi untuk bayar pajak kita bikin kode billing dulu. Bikinnya di portal Ditjen Pajak. Kita isi tuh detailnya. Isi NPWP, kode pajak apaan, jumlahnya berapa dst. Mirip dengan kita ngisi data calon penumpang saat beli tiket kereta on-line.
Nah setelah dapat kode billling cus deh kita bisa bayar pajak kita itu.

Selanjutnya, cara bayarnya. Emang susah ya bayar pajak?
……..IYA…
……..Tapi itu dulu. Jaman dulu rada ribet emang.
Dahulu orang mau bayar pajak kudu ngisi formulir SSP (Surat Setoran Pajak), dateng ke Bank atau Kantor Pos, antri nunggu. Trus setorin uang pajaknya ke teller Bank, teller Bank yg input. Lumayan memakan waktu.
Sekarang dengan MPN G3, kita bisa bayar pajak sambil belanja di marketplace. Bayarnya pake saldo e-wallet kita.

“Lah bisa sambil tiduran di kamar dong?”
“Iya.”

Cocok buat anak mager.
Sesuai judul artikel ini , jadi semudah beli pulsa

Kalo mau bayar gimana? ya itu tadi, bikin billing trus bayar di channel pembayaran yang paling kita sukai. Bisa kok kalo mau dateng langsung ke Bank. Lumayanlah disapa dan dibukain pintu sama satpam. Trus ngobrol bentaran sama kakak-kakak Teller bank. Bisa juga lewat ATM, pake internet/mobile banking. Lewat kantor Pos juga masih bisa. Dan yang terbaru ini dengan G3, bisa lewat pelaku fintech dan e-commerce seperti Tokopedia, Finnet Indonesia, dan Bukalapak.
Perusahaan fintech tersebut ditetapkan sebagai lembaga persepsi lainnya (lembaga persepsi maksudnya lembaga yang nerima setoran pajak). Dengan masuknya Tokopedia, Finnet, dan Bukalapak menjadi lembaga persepsi, maka total bank/Pos/lembaga persepsi menjadi 86 bank/Pos/lembaga.

Melalui MPN G3 ini, penyetor cukup mengakses satu portal penerimaan negara (single sign-on) agar bisa mendapatkan kode billing untuk seluruh jenis penerimaan negara. Ini misal yah kita mau setor pajak dan mau setor bukan pajak.
Jadi emang nih sekarang bayar pajak jadi lebih mudah dan efisien. Para Wajip Pajak diberikan kemudahan menunaikan kewajibannya.
Kebayang gak, lagi enak-enaknya check-out beli Harman Kardon Onyx Studio 4 di Tokped, tetiba keinget kemaren mo bayar pajak kelewatan karena sibuk. Bisa langsung sekalian kan

*eh ngomong-ngomong ini bisa ya kita browisng marketplace di kantor, trus kalo ketahuan atasan dan ditanya tinggal jawab ” Lah pak ini juga lagi ngerjain pajak-pajak invoice yang kemaren. Bayarnya bisa lewat sini kok”

Kalo mau kepo lebih lanjut bisa menuju :
https://mpn.kemenkeu.go.id/login
https://www.pajak.go.id/
https://www.kemenkeu.go.id/

Artikel : Hafiiz Yusuf

Terjemahan Lirik Lagu Layang Kangen -Didi Kempot

Lirik Lagu Layang Kangen

Lagu Layang Kangen (Surat Rindu) pada liriknya menggambarkan dua kekasih yang terpisah jarak dan saling merindu. Demikian terjemahannya.

ra maido sopo wong sing ora kangen
adoh bojo pengen turu angel merem
percoyo aku kuatno atimu
wong bagus entenono tekaku

Tentu saja siapapun pasti rindu
jauh istri susah tidur susah terpejam
percaya padaku kutakan hatimu
Sayang tampanku tunggu aku

layangmu sing tak tompo wingi kuwi
wes tak woco opo karepe atimu
trenyuh ati iki moco tulisanmu
ra keroso netes eluh ning pipiku

Suratmu telah kuterima kemarin lalu
Telah kubaca apa isi hatimu
Sedih hati ini membaca tulisanmu
Tak terasa menetes air mataku

umpomo tanganku dadi swiwi
iki ugo aku mesti enggal bali
yen kepiye maneh mergo kahananku
wong bagus entenono tekaku

andai tanganku jadi sayap bisa terbang
Seketika aku pasti pulang
Tapi bagaimana lagi seperti inilah keadaan
sayang tampanku tunggu aku akan pulang

ra maido sopo wong sing ora kangen
adoh bojo pengen turu angel merem
ra maido sopo wong sing ora trenyuh
ra kepethuk sak wetoro pengen weruh

Tentu saja siapapun pasti rindu
jauh istri susah tidur susah terpejam
Tentu saja siapapun pasti galau
tidak bisa bersatu rindu ingin bertemu

percoyo aku kuatno atimu
wong bagus entenono tekaku

Percayalah padaku kuatkan hatimu
Sayangku tunggu aku

layangmu sing tak tompo wingi kuwi
wes tak woco opo karepe atimu
trenyuh ati iki moco tulisanmu
ra keroso netes eluh ning pipiku

Suratmu telah kuterima kemarin lalu
Telah kubaca apa isi hatimu
Sedih hati ini membaca tulisanmu
Tak terasa menetes air mataku

umpomo tanganku dadi swiwi
iki ugo aku mesti enggal bali
yen kepiye maneh mergo kahananku
wong bagus entenono tekaku

andai tanganku jadi sayap bisa terbang
Seketika aku pasti pulang
Tapi bagaimana lagi seperti inilah keadaan
sayang tampanku tunggu aku akan pulang

ra maido sopo wong sing ora kangen
adoh bojo pengen turu angel merem
ra maido sopo wong sing ora trenyuh
ra kepethuk sak wetoro pengen weruh

Tentu saja siapapun pasti rindu
jauh istri susah tidur susah terpejam
Tentu saja siapapun pasti galau
tidak bisa bersatu rindu ingin bertemu

percoyo aku kuatno atimu
wong bagus entenono tekaku
wong bagus entenono tekaku

Percayalah aku kuatkan hatimu
sayangku tunggulah diriku
sayangku tunggulah diriku

Terjemah Lagu Didi Kempot “Kalung Emas”

Godfather of Brokenheart

Terjemahan lagu Didi Kempot “Kalung Emas” dalam Bahasa Indonesia

Lirik-lirik lagu yang diciptakan Godfaher of Brokenheart – Lord Didi Kempot selalu meiliki makna mendalam. Lirik tersebut kemudian disuarakan dalam irama campursarian yang bisa menggoyang siapapun pendengarnya. Bahkan tanpa perlu menyadari bahwa lirik-lirik yang didendangkan itu memiliki arti menyedihkan.
Bagi kawan-kawan yang tidak mengerti bahasa jawa berikut arti lirik lagu Kalung Emas dalam bahasa Indonesia beserta tafsirnya. Memang ada beberapa kata dalam bahasa Jawa yang padanan artinya dalam bahasa Indonesia terasa kurang pas. Memang demikian transliterasi dari dua bahasa yang berbeda. Karena bahasa tidak saja mengusung fungsi komunikasi, namun juga terdapat unsur budaya dan rasa.

kalung emas sing ono gulumu
saiki wis malih dadi biru
luntur koyo tresnamu, luntur koyo atimu
saiki kowe lali karo aku

Kalung emas yang ada di lehermu
Sekarang sudah berubah jadi biru
Luntur seperti cintamu, luntur seperti perasaanmu
Sekarang engkau lupa denganku

kalung emas kuwi biyen tak tuku
tak pasrahke mung kanggo sliramu
gede roso tresnoku yo mung kanggo sliramu
ra nyono kowe lali karo aku

kalung emas itu dulu kubeli untukmu
Kuserahkan hanya padamu
Besarnya cintaku hanya kepadamu
Tak dinyana engkau lupa denganku

loro atiku atiku keloro-loro
rasane nganti tembus ning dodo
nangisku iki mergo kowe sing njalari
kebangeten opo salahku iki, opo dosaku iki

Sakit batinku batin ini yang tersiksa
Rasanya menembus sampai dada
Tangisku ini engkaulah penyebabnya
Sungguh keterlaluan apa salah dan dosa hamba

kalung emas sing ono gulumu
saiki wis malih dadi biru
luntur koyo tresnamu, luntur koyo atimu
saiki kowe lali karo aku

Kalung emas yang ada di lehermu
Sekarang sudah berubah jadi biru
Luntur seperti cintamu, luntur seperti perasaanmu
Sekarang engkau lupa denganku

kalung emas kuwi biyen tak tuku
tak pasrahke mung kanggo sliramu
gede roso tresnoku yo mung kanggo sliramu
ra nyono kowe lali karo aku

kalung emas itu dulu kubeli untukmu
Kuserahkan hanya padamu
Besarnya cintaku hanya kepadamu
Tak dinyana engkau lupa denganku

loro atiku atiku keloro-loro
rasane nganti tembus ning dodo
nangisku iki mergo kowe sing njalari
kebangeten opo salahku iki, opo dosaku iki

Sakit batinku batin ini yang tersiksa
Rasanya menembus sampai dada
Tangisku ini engkaulah penyebabnya
Sungguh keterlaluan apa salah dan dosa hamba

Kalung emas, oleh Didi Kempot. Dari terjemahan bebas dapat disimpulkan bahwa lagu ini menceritakan kekecewaan seseorang atas kekasihnya yang berkhianat. Sang kekasih yang sudah dibelikan sebuah kalung emas tak disangka berkhianat dan lupa kepadanya. Disebutkan bahwa cintanya sudah luntur. Ibarat kalung emas yang sudah berubah jadi biru.

Emas yang bisa berubah warnanya adalah emas yang tidak murni. Emas campuran dengan logam lain. Seiring dengan waktu, emas campuran tersebut kilau warnanya akan pudar. Pemilik emas dapat memulihkan warnanya ke tukang sepuh emas.

Jika kalung emas itu berubah warna, maka kalung itu bukan dari emas murni. Maka sejak awal cinta yang diberikan kepada kekasihnya itu bisa jadi tidak murni. Dan kekasihnya yang kecewa pergi meninggalkannya, melupakannya.

Sang tokoh mempertanyakan “kebangeten opo salahku iki, opo dosaku iki/ Sungguh Keterlaluan apa salah dan dosa hamba”.
Maka sang kekasih bisa menjawab “ sejak awal cintamu memang tidak murni, sama seperti kalung yang kau berikan padaku. Tidak murni”

Demikian tafsir dan terjemahan dari lagu Kalung Emas ciptaan Sang Maestro Didi Kempot. Semoga Pakdhe Didi senantiasa diberi kesehatan dan kebahagiaan hingga dapat terus berkarya.
Penafsiran pada bagian akhir artikel ini murni tafsiran dari penulis pribadi.   

Hotel Andalas Banjarmasin

Banyakin makan aja deh disini. Kiri kanan makanan enak semua

Sekali-kali review hotel ya sobat. Hotel yang akan saya review adalah Hotel Andalas. Lokasi di Jl. Perintis Kemerdekaan No.60/10, Ps. Lama, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin .

Ini hotel low budget. Harganya cukup murah. Mulai dari 110 ribu per kamar per malam. Saat itu dengan berbagai pertimbangan saya pilih kamar di lantai 2 dengan harga 130 ribu. Langsung saya bayar di awal, supaya dapat segera check out keesokan harinya tanpa ribet. Setelah meninggalkan KTP di resepsionis, saya diantar seorang petugas hotel menuju kamar.

Petugas membuka kamar, saya menunggu di luar. Karena belum dipersilakan masuk, dan tampaknya petugas masih beres-beres terlebih dahulu. Menyemprot pengharum ruangan, menyalakan kipas angin, dan menyalakan TV. Masih TV tabung. Kemudian petugas mempersilakan masuk.

Ya ya, ini hotel murah. Saya tidak berharap banyak. Ruangan cukup luas dengan 2 kasur ukuran besar. Furniturnya meja, kursi dan lemari. Untuk kebersihan kamar lumayan bersih. Saya masuk ke kamar mandi, tampak toilet duduk dengan ember di sebelahnya. Lalu ada pula jerigen berisi air.Mungkin sebagai cadangan air. Keran saya putar, air mengalir deras. Sedikit meggenang dan licin.

Di atas kasur disediakan handuk, selimut dan sepotong sabun. Saya ambil sabunnya. Sedangkan handuk tidak tega memakainya. Kasurnya sendiri berupa spring bed. Sudah tua sepertinya. per-nya tarasa keras menonjol di beebrapa sudut bed. Di samping bed ada meja kecil dengan 2 botol air mineral bagi tamu. Terima kasih, saya haus sejak tadi.
Perhatian beralih ke TV, ternyata hanya ada satu channel TV yang sudah di set sejak awal. Dinding bercat hijau sedikit kusam. Tapi lampu cukup terang. Sehingga tidak ada kesan suram. Lampu dan TV saya matikan. Tidur.
Pagi harinya, saya coba nyalakan TV, tidak bisa. Karena TV di password. Hahahaa.. ya sudah. Berkemas dan saya keluar kamar untuk check out.

Overall, hotel ini cukup murah dan kebersihan terjaga. Selain itu jangan berharap lebih. Tentunya kamar ber-AC dengan tarif lebih mahal pasti lebih nyaman

Plus :
harga : 130 ribu. pesan langsung di resepsionis
*Harga murah
*Lokasi mudah dicari, dekat dengan perkantoran (Polda Kalsel, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Banjarmasin, BNN Provinsi, Pengadilan Negeri Banjarmasin, Korem 101 dll).
*Di sekitarnya banyak penjual makanan, warung  dan kedai berbagai masakan
*Ada WiFi dan CCTV.
*Petugas resepsionis cukup ramah

Minus :
*Bangunan lama, cat tembok terkelupas. 
*kamar mandi seadanya
*Ramai, karena di tepi jalan raya dan kamar tidak kedap suara
*belum bisa dipesan online (Traveloka, Pegi-pegi dll)

https://goo.gl/maps/p4aYhNfEEpYUA2Ck7

Kopi Apa Yang Cocok Untuk Saya?

Banyak macam jenis kopi, pilih yang paling kamu sukai

Udah ngopi belum?
Dari beberapa kali ngopi, berikut catatan singkat saya kopi apa yg tepat diminum dalam kondisi yang bagaimana.

1. Pacar ngambek, istri marah-marah, suami cuek, jutek, galak, gebetan ditikung temen, berantem sama pasangan, nembak ditolak, php, digantung dan seterusnya sejuta derita asmara lainnya.

Solusinya kopi Aceh Gayo Arabica single origin. Silakan dinikmati dengan sedikit gula. Rasa asamnya lumayan berasa. Rasa pahit di awal dan manis di ujung lidah diselang – seling dengan sedikit asam yg timbul tenggelam. Seperti naik turunnya sebuah hubungan. Dalam sebuah ikatan tentu ada aja konflik. Lha dengan sodara yg kenal dari kecil aja bisa berantem, apalagi dengan pasangan yg baru kenal saat gede. Yah apalagi Yg udah berumah tangga. Pasti ada pahitnya, ada manisnya, dan diantara mereka ada juga rasa asamnya.

Aceh Gayo mengingatkan saya bahwa Life Is Never Flat . Banyak rasa, pahit, manis, asam. Pas lagi marah ya marah aja, ntar kalo selese bermanis-manis deh. Jangan lupa kadang asam itu perlu supaya tidak jatuh saat mengalami kepahitan dan tidak melayang saat mengalami yg manis. Asamnya Gayo bikin saya ingat bumi saat sedang terbang tinggi.

2. Males kuliah, banyak tugas, kerjaan gak kelar-kelar, sumpek, bos marah mulu, proyek berantakan, deadline mepet, Internet lemot, donlotan 2 giga corrupt, ban bocor, ketilang polisi, aplikasi error dan seterusnya kesulitan duniawi.

Yg cocok kopi Flores, atau kopi Nusa Tenggara yg lain. Minta yg dark roast. Harus. Kopi jenis ini memiliki rasa pahit garis keras tak terbantahkan. Paiiit. Karakternya keras, bold.
Kalo punya kesulitan dan minum kopi ini, percayalah kesulitan akan terasa ringan sejenak. Sejenak aja yah. Kalo kopinya habis ya kesulitannya balik lagi hehehe.

Ibaratnya ada anak SD pulang ke rumah sambil nangis dan mengadu ke bapaknya kalo dia dijewer guru di sekolah. Bukannya di pukpuk, bapaknya malah memberikan jeweran kedua sambil ngomong kamu pasti melakukan sesuatu sampe dijewer gurumu.

Pahitnya kopi Flores menampar otak, bahwa hidup ya emang keras. Pahit penuh masalah. Dan kamu gak bisa menghindar. Harus dihadapi.
Mahasiswa yg ngeluh kuliah, trus gimana nanti kalo kerja? gimana nanti menghadapi rumah tangga?
Pekerja yg menggerutu karena kerjaan berat tapi bayaran minim, ya silakan menggerutu. Tapi dengan menggerutu gajimu gak akan dinaikkan.
Oke, ngeluh wajar sih. Tapi ngeluh aja gak menyelesaikan itu masalah. Pikir gimana solusinya. Hadapi. Selesaikan.
Coba kamu sruput kopinya pelan, sambil buka smartphonemu dan gogling gambar pake keyword “improvise adapt overcome”. Liat itu foto Bear Grylls lagi nuding dengan caption teges. Improvisasi, adaptasi, atasi.
Hadapi masalah, enggak ada cara lain.

3. Ati panas? Cemburu? Iri, dengki, gampang marah, suudzon.

Kalo ini coba minum cold brew (kopi seduh dingin). Udah coba aja dulu. Pesen, duduk, istigfar beberapa kali. Bismillah, lalu minum itu cold brew. Kalo ada yg rasa mocca atau ditambahin susu boleh dicoba. Rasanya nenangin dan bikin adem.

4. Tanggal tua, dompet cekak.

Kopi sachet Kapal Api Coffee mix di warkop terdekat. Rp. 3.000. Kopinya enak, tapi yg lebih syahdu saya bisa duduk semeja dengan tukang ojek, satpam, mahasiswa luar pulau, dan orang dari berbagai kalangan. Mendengar cerita mereka apa saja tentang ekonomi, politik, polantas, dan Persebaya.
Dengerin cerita orang gitu jadi lebih bersyukur. Bikin inget yg dibawah, enggak memandang langit terus. Iya saya lagi bokek tapi banyak orang lain yg jauh lebih bokek.

5. Tanggal muda, gajian, dapet bonus.

Kopi apapapun di Cafe. Starbucks boleh, Coffe Toffe, atau yg lain hahahaha.

Saya beberapa waktu lalu mencoba kopi di Titik Koma Coffee, jalan Juwono sebelah Taman Bungkul, Surabaya.
Tiga kata untuk menggambarkan tempat ini : enak, eksklusif, mahal.
Kopinya enak, tempatnya cozy nyaman, dan harganya lumayan mahal. Yah, harga setara yg didapetlah. Tempatnya nyaman, ber AC dan Instagrammable kata anak muda kekinian.

Bisa ditebak, yg datang kesini rata-rata berpenampilan modis klimis, perlente. ( sepertinya cuman saya yg datang bersandal jepit).

Di tempat ini 2 kali saya bersua dengan rombongan ekspat. Pertama dengan serombongan cewek-cewek tinggi berambut pirang ( gak tahu darimana, yg jelas ngobrolnya bukan pake bahasa Inggris).
Kemudian bertemu gadis-gadis Korea yg saya duga dari KOTRA Surabaya ( ini liat dari kaos dan sampul dokumen yg mereka bawa – walaupun emang belum tentu bener).
Cuci mataaa…

Yah tempat ini bolehlah dicoba kalo lagi tanggal muda dan pingin tempat nyaman.